JAKARTA – Bagi para gamer, pengumuman penutupan server layanan online selalu menjadi kabar yang pahit. Di era digital ini, fungsi multiplayer dan sinkronisasi data menjadi “nyawa” bagi segudang judul luas dan penutupan server seakan “membunuh” game-game tersebut.
Penutupan ini berarti pemain tidak lagi mampu mengakses mode multiplayer, papan peringkat (leaderboards), hingga fitur berbagi konten buatan pemain.
Namun, demi efisiensi operasional dan fokus pada proyek baru, penutupan server pada akhirnya mesti dilakukan.
Sony serta beberapa penerbit pihak ketiga telah mengonfirmasi daftar game yang hendak mengakhiri masa aktif fiturnya pada Juni 2026. Jadi, jika Anda masih memiliki “utang” trofi Platinum atau ingin bernostalgia terakhir kalinya, inilah saatnya.
Berikut daftar game PlayStation yang hendak ditutup servernya pada Juni 2026.
Game balap platformer yang ikonik dari Ubisoft, Trials Rising, demikian pula hendak mengakhiri masa aktifnya pada Juni 2026. Dampak yang paling terasa bagi komunitas ialah hilangnya akses ke Track Central, di mana ribuan lintasan buatan pemain selama bertahun-tahun tersimpan. Tanpa dukungan server, pemain hanya terbatas pada lintasan standar yang disediakan di dalam disc atau file dasar game.
Sesuai melalui siklus rutin 2K Sports, layanan server guna NBA 2K24 dijadwalkan berhenti beroperasi pada 30 Juni 2026. Penutupan ini mencakup seluruh mode yang bergantung pada koneksi internet, termasuk MyCareer dan MyTeam. Bagi Anda yang masih memiliki sisa saldo Virtual Currency (VC), begitu disarankan guna menggunakannya sebelum layanan berakhir, karena 2K biasanya tidak memberikan kompensasi setelah server padam.
Electronic Arts (EA) melalui kanal resminya mengumumkan bahwa seri F1 23 akan segera masuk ke dalam daftar “Legacy Titles”. Layanan multiplayer online demi game balap ini akan dihentikan pada pertengahan Juni 2026. Pengumuman ini ialah bagian dari strategi EA demi memigrasi basis pemain ke judul yang lebih terbaru seperti F1 25 dan F1 26.






