Oppo Dirumorkan Gabung Realme dan OnePlus dalam Satu Unit Baru : Dutaponsel

Oppo dilaporkan telah menggabungkan OnePlus dan Realme ke dalam sebuah struktur yang disebut sebagai “unit bisnis sub-seri”, menurut beberapa media China dan sumber industri. Laporan ini muncul menyusul berbagai pertanyaan seputar masa depan OnePlus yang sempat dikabarkan akan ditutup, serta bergabungnya kembali Realme sebagai sub-merek (sub-brand) Oppo.

Dilansir Gizmochina, unit mutakhir ini dilaporkan hendak dipimpin oleh CEO Realme, Sky Li. Di sisi pemasaran, Xu Qi, yang sebelumnya bertanggung jawab atas pemasaran global Realme, kini mengawasi sistem pemasaran dan layanan untuk OnePlus dan Realme secara terintegrasi.

Dari segi pengembangan produk, Oppo telah menciptakan pusat produk khusus memakai tim domestik dan luar negeri yang terpisah. Li Jie, Presiden OnePlus China, memimpin struktur ini dan melapor langsung kepada Pete Lau, salah satu pendiri OnePlus. Sementara itu, Wang Wei, mantan eksekutif Realme, ditunjuk sebagai wakil manajer umum.

Pergeseran signifikan demikian pula terjadi di bidang teknik. Tim R&D Realme kini sepenuhnya digabungkan kembali ke Oppo. Departemen pencitraan (imaging), perangkat keras, serta departemen teknis lainnya tidak lagi beroperasi secara independen, melainkan menjadi bagian integral dari sistem utama Oppo.

Sebagian dari integrasi ini sebenarnya telah mulai terlihat. Realme telah mulai pindah ke kantor pusat Oppo lebih awal, dan layanan purna jualnya di Tiongkok telah ditangani oleh jaringan Oppo sejak 1 April 2026. Ponsel, tablet, hingga produk IoT kini didukung melalui infrastruktur layanan yang sama.

Meski demikian, rumor ini belum mengonfirmasi seberapa jauh perbedaan identitas merek-merek tersebut dalam jangka panjang. Bagi saat ini, Oppo tampaknya bertujuan mengejar efisiensi dengan memangkas sekat antardepartemen (silo), mengoptimalkan sumber daya bersama, serta memperketat kontrol atas operasional sub-mereknya. Apakah langkah ini kelak mengubah persepsi pengguna terhadap perangkat OnePlus atau Realme, hal itu kemungkinan luas baru kelak terlihat seiring berjalannya waktu.

(Rahman Asmardika)