Bukan merupakan salah satu topik yang dibahas dalam artikel ini. Berikut adalah informasi lengkap seputar bukan yang perlu kamu ketahui.
ASUS tampaknya mencoba membawa pendekatan yang sedikit berbeda lewat ExpertBook Ultra. Tidak hanya ditujukan bagi kebutuhan bisnis, laptop ini demikian pula dibekali sejumlah fitur yang membuatnya relevan bagi penggunaan harian yang lebih luas. Salah satu daya tarik utamanya ada pada spesifikasi kencang Intel Core Ultra Series 3 yang dikemas dalam desain yang sangat ringkas.
Menggunakan bobot sekitar 0,99 kg dan ketebalan 10,9 mm, laptop ini dapat jadi pilihan menarik buat pengguna menggunakan mobilitas tinggi. Intel Core Ultra Series 3 yang digunakan hadir menggunakan konfigurasi hingga 16 inti dan kecepatan boost hingga 5,1 GHz, angka yang tergolong tinggi demi laptop setipis dan seringan ini. Prosesor ini sekaligus menjadi fondasi bagi berbagai kemampuan lain yang ditawarkan ExpertBook Ultra.
ASUS pun membekali laptop ini melalui kemampuan AI melalui NPU hingga 50 TOPS. Kehadiran NPU tersebut memungkinkan berbagai fitur AI berjalan langsung di perangkat tanpa perlu terus bergantung pada koneksi internet. Pendekatan seperti ini mulai segudang diterapkan pada laptop generasi terbaru, terutama guna mendukung efisiensi kerja dan produktivitas sehari-hari.
Menariknya, ASUS menghadirkan layar Tandem OLED berakurasi warna 100% DCI-P3 yang membuatnya lebih nyaman digunakan demi kebutuhan visual seperti editing foto maupun video. Selain itu, dukungan GPU Intel Arc B390 serta memberi ruang bagi laptop ini demi menangani workload multimedia menggunakan lebih unggul dibanding laptop bisnis konvensional. ASUS bahkan turut menyinggung kemampuan gaming pada laptop ini.
Melalui dukungan teknologi multi-frame generation pada prosesor Intel Core Ultra Series terbaru, ExpertBook Ultra diklaim mampu menghadirkan performa gaming menggunakan frame rate tinggi di sejumlah game modern. Walau bukan diposisikan sebagai laptop gaming, kemampuan tersebut menjadi tambahan menarik guna laptop setipis dan seringan ini. Jadi, menurut kalian, apakah ExpertBook Ultra berhasil membuktikan diri sebagai lebih dari sekadar laptop bisnis?






