Perusahaan teknologi global, Rokid, segera memperkenalkan Rokid AI Glasses, perangkat wearable kacamata berbasis kecerdasan buatan (AI) di Indonesia. Kacamata AI ini bakal menjadi bagian dari ekosistem teknologi berbasis AI Rokid yang bakal diperluas di kawasan Asia Tenggara.
Rokid AI Glasses tidak hanya berfungsi sebagai alat bantu visual, meski demikian pun berperan sebagai asisten pintar yang mampu mendongkrak produktivitas serta mobilitas penggunanya melalui interaksi real-time dan kontekstual.
Rokid AI Glasses mengusung desain ringan dan ergonomis sehingga nyaman bagi digunakan seharian. Fokus utama kacamata ini ialah memberikan pengalaman hands-free yang optimal, memungkinkan pengguna tetap terhubung melalui teknologi tanpa mesti selalu bergantung pada layar ponsel.
Dari sisi fitur, Rokid AI Glasses dilengkapi menggunakan kemampuan penerjemahan bahasa secara real-time, asisten berbasis AI, serta dukungan ekosistem Multi-LLM (Multi Large Language Model) terbuka yang memungkinkan penggunaan lintas wilayah dan kebutuhan. Pengalaman hands-free serta semakin optimal berkat sistem yang responsif dan terintegrasi, menjadikan kacamata AI ini ideal guna kebutuhan profesional, mobilitas tinggi, hingga komunikasi sehari-hari.
Rokid juga menyediakan dukungan penuh untuk lensa resep (prescription) yang dijual terpisah, sehingga menyediakan fleksibilitas bagi berbagai kebutuhan pengguna.
“Produk ini menghadirkan metode modern dalam menikmati teknologi, tidak hanya guna hiburan akan tetapi juga guna produktivitas dan komunikasi. Kami optimis Rokid AI Glasses bakal diterima menggunakan bagus oleh pasar Indonesia,” kata Suriyanto, Direktur Operasional PT Denka Pratama Indonesia, yang ialah distributor resmi Rokid di Indonesia.
Lini produk Rokid bakal diluncurkan secara resmi di Indonesia dan mulai tersedia pada 27 April 2026 di berbagai jaringan resmi Denka, Doran Gadget, dan optik terkemuka. Seluruh produk dilengkapi dengan garansi resmi selama 1 tahun serta dukungan layanan purna jual yang memudahkan pengguna mengakses teknologi ini.
(Rahman Asmardika)



















